Bad Bunny Jadi Headliner Halftime Show Super Bowl 2026, Dikecam Donald Trump

Bad Bunny, musisi asal Puerto Rico pemenang Grammys, sukses tampil sebagai headliner Halftime Show Super Bowl 2026 pada Minggu (8/12).
Musisi bernama asli Benito Antonio Martinez Ocasio tersebut mengukir sejarah sebagai headliner pertama yang membawakan lagu-lagu full berbahasa Spanyol dalam sejarah ajang olahraga terbesar di Amerika Serikat tersebut.


Sepanjang penampilannya, Bad Bunny membawakan lagu-lagu hits dari Debi Tirar Mas Fotos, album terbarunya yang menang penghargaan Album of the Year Grammys 2026. Beberapa di antaranya yaitu Titi Me Pregunto, Yo Perreo Sola, Safaera, Nuevayol, hingga DTMF.
Bad Bunny juga berkesempatan untuk merepresentasikan budaya latin Amerika sepanjang penampilannya. Desain produksinya dirancang khusus mencerminkan kebudayaan warga latin Amerika, terutama di kampung halaman Bad Bunny di Puerto Rico. Mulai dari kehangatan kumpul keluarga orang latin hingga rerumputan tinggi.
Beberapa publik figur turut menemani Bad Bunny saat tampil, salah satunya yaitu Lady Gaga yang sempat membawakan lagu Die with a Smile. Ada juga beberapa aktor ternama Hollywood yang berdarah latin seperti Pedro Pascal dan Jessica Alba.


Penampilan Bad Bunny secara keseluruhan menuai pujian karena berhasil mengangkat budaya latin secara tulus dan meriah. Pesan perdamaian dan inklusivitas yang ia hadirkan juga disorot, terutama kata-kata mutiaranya: “The Only Thing More Powerful Than Hate is Love”.
Kata-kata Bad Bunny tersebut merupakan sebuah bentuk perlawanan terhadap kasus-kasus kekerasan terhadap kaum minoritas di Amerika Serikat oleh pasukan United States Immigration and Customs Enforcement (ICE). Mereka bergerak di bawah arahan Presiden Donald Trump yang turut mengecam penampilan Bad Bunny di Super Bowl kali ini.

Dalam postingan terkini di platform Truth Social, Donald Trump menyebut Halftime Show kali ini salah satu yang “terburuk” dan sangat jelek. Menurutnya, penampilan dan pesan yang dibawakan oleh Bad Bunny berlawanan dengan “standar dan nilai dasar Amerika Serikat”.
Kebijakan Trump dan kepribadiannya yang sangat berhaluan konservatif begitu berlawanan dengan ideologi inklusif dan progresif yang dianut Bad Bunny. Maka dari itu, banyak netizen yang percaya bahwa penampilannya di Halftime Show kali ini justru menjadi salah satu yang paling dikenang karena keberaniannya untuk melawan Trump dan para sekutunya.
Baca juga: Whisnu Santika, HBRP, dan Keebo Rilis Single 'VAMOS' Bersama MC Spyder.



