John Herdman Resmi Dikenalkan Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Terbaru

John Herdman resmi diperkenalkan kepada publik sebagai pelatih Timnas terbaru menggantikan Patrick Kluivert. Acara konferensi pers pengenalan digelar oleh PSSI pada Selasa (13/1).
Awak media ramai-ramai menyambut kehadiran Herdman yang juga datang membawa keluarganya. Awalnya, Herdman dijadwalkan untuk mengenalkan diri pada hari Senin sebelumnya, namun terpaksa tertunda karena badan Herdman yang kurang fit.
Dalam kesempatan tersebut, Herdman mengungkapkan ekspektasi dan antusiasme dirinya untuk mulai mengasih skuad Garuda. Ia menyinggung soal kekuatan pemain-pemain camouran Timnas yang terdiri dari lokal dan naturalisasi.


“Saya tidak melihat paspor. Saya melihat orang-orang, melihat peluang,” ujar Herdman tentang pemain-pemain naturalisasi Timnas.
“Saya pikir itulah yang paling penting dalam budaya ini, yaitu menerima bahwa keberagaman kita akan menjadi kekuatan terbesar kita. Dan jika kita memilih untuk menjadikannya sebagai kelemahan, maka itu akan menjadi kelemahan.”
"Pada masa saya di Kanada. Kami hidup dalam sebuah titik peleburan dari populasi yang beragam, para imigran yang datang ke negara itu," ujar Herdman. "Dan dengan hal itu, di dalam satu ruang ganti, ada orang Jamaika, Amerika Selatan, Eropa, Serbia, Skotlandia, dan Inggris. Hal yang paling penting adalah kejelasan visi kami." "Kejelasan visi itu tidak pernah goyah. Kami bertanggung jawab secara kolektif untuk mengenakan seragam ini, dan tidak ada bedanya di sini di Indonesia."
Herdman ingin menekankan konsep brotherhood, sebuah ruang di mana semua pemain dapat menjalin kerja sama dengan satu sama lain tanpa memandang ras dan latar belakang. Jika ia berhasil menciptakan ekosistem tersebut, maka chemistry tim di lapangan akan terasa lebih langgeng dan dengan begitu pertandingan akan berjalan dengan lebih mulus bagi tim.
Herdman dikontrak 2 tahun dengan opsi perpanjangan 2 tahun. Ia ditunjuk untuk mengasuh Timnas utama dan juga U-23. Selama masa kepelatihan, ia berjanji untuk melibatkan banyak staf lokal yang akan bekerja bareng beberapa staf pilihannya yang datang dari luar.
Visi dan misi John Herdman berangkat dari pengalamannya melatih Timnas putra dan putri Kanada. Selama di sana, ia berhasil mengantar keduanya lolos Piala Dunia masing-masing. Ia pun sempat masuk daftar nominasi Coach of the Year FIFA pada 2012, 2015 dan 2016 atas kontribusi besarnya di dunia sepak bola.
Baca juga: Clash of Legends Digelar 18 April di Jakarta, Duel El Clasico Real Madrid dan Barcelona.



