Volix
exclusivelifestyle

Swipe Therapy, Buku Debut Mira Sumanti, Tentang Self-Discovery di Era Dating Apps

Siva Ashila·
Swipe Therapy, Buku Debut Mira Sumanti, Tentang Self-Discovery di Era Dating Apps
Swipe Therapy, Mira Sumanti

Buku Swipe Therapy resmi diperkenalkan ke publik sebagai karya debut Mira Sumanti, seorang global marketing executive yang selama ini berkarier di lingkungan perusahaan multinasional. Buku ini merangkum pengalaman personal Mira dalam menghadapi fase hidup yang penuh perubahan, mulai dari batalnya rencana pernikahan hingga keputusannya kembali memasuki dunia dating apps sebagai ruang refleksi diri.

Alih-alih menghadirkan kisah pencarian pasangan, Swipe Therapy menempatkan relasi modern sebagai latar untuk memahami proses penyembuhan emosional dan pencarian identitas. Mira menulis dengan pendekatan reflektif, mengulas perasaan kosong, kelelahan emosional, serta pertanyaan-pertanyaan besar yang muncul ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana.

Dating Apps sebagai Ruang Observasi Emosional

Swipe Therapy
Swipe Therapy
Mira Sumanti, Launching 'Swipe Therapy' @ Zodiac Baresto

Dalam buku ini, dating apps tidak digambarkan sebagai solusi ataupun sumber masalah. Ia hadir sebagai ruang observasi, tempat Mira meninjau ulang pola relasi, ekspektasi, serta luka lama yang kerap terbawa ke dalam hubungan. Setiap pertemuan ditulis sebagai pengalaman pembelajaran, bukan sebagai kisah romansa yang diglorifikasi.

Melalui sosok-sosok yang ia temui, mulai dari profesional dengan latar ilmiah hingga figur kreatif dengan ambisi personal yang kuat, Mira merefleksikan batasan, keinginan, dan pemahaman baru tentang dirinya sendiri. Pengalaman-pengalaman tersebut membentuk narasi yang membumi dan dekat dengan realitas kehidupan urban saat ini.

Berlatar Kota Global, Dekat dengan Realitas Urban

Berlatar Jakarta, Bali, San Francisco, hingga Tokyo, Swipe Therapy menangkap dinamika cinta modern di ruang-ruang kota global. Buku ini merepresentasikan pengalaman perempuan urban yang mandiri, rasional, dan ambisius, namun tetap rapuh dalam menghadapi persoalan emosional.

Tanpa menawarkan formula penyembuhan instan, Swipe Therapy justru menyoroti proses yang tidak selalu rapi. Tentang hari-hari ketika seseorang terlihat baik-baik saja, namun masih berjuang memahami dirinya sendiri. Buku ini menjadi refleksi tentang keberanian memulai ulang hidup, serta penerimaan bahwa tidak semua akhir harus dimaknai sebagai kegagalan.

Presale Swipe Therapy diumumkan pada 23 Januari 2026 di Zodiac Baresto, Jakarta. Peluncuran global dijadwalkan pada 3 Maret 2026 dan akan tersedia melalui platform internasional seperti Amazon dan Barnes & Noble, serta Tokopedia untuk pasar Indonesia.

Baca Juga