Polytron Indonesia Open 2026 Diadakan 2 Juni di Istora: 5 Hal yang Wajib Dipantau

Turnamen Polytron Indonesia Open 2026 akan diadakan di Istora Gelora Bung Karno, Senayan pada 2-7 Juni 2026. Ajang ini menjadi salah satu turnamen paling prestisius di kalender BWF World Tour dengan level Super 1000, setara dengan All England dan China Open. Sebagai edisi ke-43 sejak pertama kali digelar pada 1982, tahun ini Indonesia berambisi mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung selama beberapa edisi terakhir.
Berikut lima hal yang wajib dipantau menjelang turnamen bulu tangkis terbesar di Tanah Air ini.
1. Total Hadiah USD1,45 Juta atau Sekitar Rp23 Miliar
Indonesia Open 2026 menyiapkan total hadiah sebesar USD1,45 juta atau sekitar Rp23 miliar. Angka ini menjadikannya salah satu turnamen dengan prize pool terbesar di kalender BWF World Tour 2026.
Juara sektor tunggal akan membawa pulang sekitar USD101.500 (sekitar Rp1,6 miliar), sementara juara ganda mendapat USD107.300 (sekitar Rp1,7 miliar) per pasangan sebelum dipotong pajak. Turnamen ini menjadi yang ke-14 dalam BWF World Tour 2026.
2. Indonesia Turunkan 54 Wakil, Ganda Putra Full Team

PBSI resmi mengirim 54 pemain Indonesia ke turnamen kandang ini, dengan sektor ganda putra sebagai andalan utama. Pasangan unggulan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang berperingkat empat dunia memimpin skuad ganda putra, didampingi Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang baru menjuarai Thailand Open 2026, serta pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Pelatih ganda putra Indonesia Antonius Budi Ariantho secara terbuka menyatakan target juara. "Harus juara," tegasnya kepada media. Sektor tunggal putra mengandalkan Jonatan Christie sebagai senior, ditemani Alwi Farhan (peringkat 14 dunia) dan Moh Zaki Ubaidillah, sedangkan tunggal putri menurunkan Putri Kusuma Wardani yang berperingkat enam dunia.
3. Semua Pemain Top Dunia Wajib Tampil di Istora
Sesuai aturan Top Player Obligation BWF, semua pemain peringkat 15 besar tunggal dan 10 besar ganda wajib ikut serta di seri Super 1000, atau menghadapi denda administratif. Itu artinya, hampir semua pemain terbaik dunia dipastikan tampil di Istora.
Beberapa nama besar yang dipastikan berlaga adalah peringkat satu dunia asal China sekaligus kampiun Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, Shi Yuqi, kampiun Kejuaraan Eropa 2026 Christo Popov dari Prancis, mantan juara dunia asal Thailand Kunlavut Vitidsarn, serta Anders Antonsen dari Denmark yang merupakan juara bertahan tunggal putra Indonesia Open 2025. Di sektor tunggal putri, An Se Young dari Korea Selatan kembali sebagai juara bertahan setelah tahun lalu mengalahkan Wang Zhi Yi (China) di final.
4. Indonesia 'Puasa Gelar' di Edisi-Edisi Terakhir
Indonesia gagal meraih gelar di Indonesia Open dalam beberapa edisi terakhir, termasuk pada 2025. Pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjadi wakil Merah Putih yang melangkah terjauh tahun lalu, dengan capaian sebagai runner-up. Kondisi ini menjadi motivasi besar bagi skuad Indonesia tahun ini.
Jonatan Christie sendiri menegaskan komitmen untuk tampil maksimal di hadapan publik kandang. "Saya sangat berusaha semaksimal mungkin untuk bisa tampil yang semaksimal dan juga mudah-mudahan bisa mendapatkan gelar tersebut di tahun ini," ujarnya kepada media.
5. Konsep Baru: Teknologi, Keberlanjutan, dan 'Pride of the Nation'
Polytron Indonesia Open 2026 mengusung tema 'Pride of the Nation' dengan konsep yang berbeda dari edisi sebelumnya. Penyelenggara memadukan olahraga dengan teknologi untuk meningkatkan interaksi penonton, ditambah penggunaan mobil listrik Polytron G3+ sebagai simbol komitmen sustainability dan event ramah lingkungan.
"Sungguh satu kebanggaan bagi kami untuk bisa dipercaya PBSI bisa jadi penyelenggara kegiatan BWF Super 1000, Polytron Indonesia Open 2026," ujar Ketua Panitia Pelaksana, Achmad Budiharto, dalam jumpa pers di kawasan Thamrin pada 14 April 2026. Turnamen ini diposisikan sebagai showcase inovasi dan kebanggaan Indonesia di level global.
Dengan kehadiran hampir semua pemain top dunia plus skuad penuh Indonesia, Polytron Indonesia Open 2026 dijadwalkan menjadi salah satu agenda bulu tangkis paling ditunggu di paruh pertama tahun ini. Tiket sudah tersedia di kanal resmi PBSI dan Tiket.com.

Baca juga: Arsenal Resmi Juara Liga Inggris 2025/2026, Akhiri Penantian 22 Tahun di Era Mikel Arteta.



