Volix
exclusivemoviessekawan limo 2gunung klawihbayu skakfilm indonesia 2026horor komedistarvision

'Sekawan Limo 2: Gunung Klawih' Hadirkan Komedi Horor Plus Refleksi Tragedi Mei '98

Iqbal Baskari·
'Sekawan Limo 2: Gunung Klawih' Hadirkan Komedi Horor Plus Refleksi Tragedi Mei '98
Via Starvision

Sekawan Limo 2: Gunung Klawih dijadwalkan tayang mulai 27 Mei 2026 di bioskop. Film ini hadir sebagai sekuel dari Sekawan Limo, komedi horor garapan Bayu Skak yang dirilis pada 2024 dan mengundang lebih dari 2,4 juta penonton.

Lewat Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Bayu Skak sekali lagi ingin menyajikan tontonan komedi yang menghibur bagi masyarakat luas sambil menyampaikan pesan-pesan relatable. Tak tanggung-tanggung, kali ini Skak juga menggali dalam ke sejarah kelam penindasan etnis di Indonesia untuk menyampaikan ceritanya yang bukan sekadar alur lawak picisan.

Konferensi Pers Film dan Penampilan Spesial dari Yowes Ben di Kawasan Kuningan pada Rabu (20/5).
Konferensi Pers Film dan Penampilan Spesial dari Yowes Ben di Kawasan Kuningan pada Rabu (20/5). · Via VOLIX

LimA Sekawan Ketemu Kawan-Kawan Baru

Sekuel ini kembali dibintangi oleh lima bintang film Sekawan Limo sebelumnya: Bayu Skak (Bagas), Nadya Arina (Lenni), Benidictus Siregar (Juna), Indra Pramujito (Andrew), dan Firza Valaza (Dicky). Kelimanya kembali terlibat dalam serangkaian kejadian horor nan jenaka ketika kutukan turun temurun yang menghantui keluarga Andrew mulai membahayakan dirinya dan istri serta anak putrinya.

Misi untuk menyelamatkan Andrew dan keluarganya membawa mereka ke kawasan mistis Gunung Klawih. Di sana, mereka bertemu dengan jajaran karakter baru yang diperankan oleh Jihane Almira, Elsa Japasal, Joshua Suherman, Ferry Salim, Gisella Anastasia, dan banyak lainnya.

GUNUNG BARU, MASALAH BARU

Via Starvision

Latar utama film ini, seperti yang tampak di judul filmnya, adalah kawasan Gunung Klawih. Lokasi fiktif ini telah dikonfirmasi terinspirasi dari Gunung Kawi yang terdapat di Malang Raya, Jawa Timur.

Keputusan filmmakers untuk tidak menggunakan lokasi aslinya adalah sebagai bentuk penghormatan agar tidak ada yang risiko dicemarkan oleh konsep cerita filmnya yang nyeleneh. Jokes yang mereka bawakan takut melanggar norma adat yang berlaku di lokasi tersebut. Hal ini juga diterapkan di film pertama, di mana kawasan Gunung Madyapuro merupakan lokasi fiktif akal-akalan filmmakers.

Di Gunung Klawi, penonton akan diperkenalkan dengan sisi baru dunia ghaib yang diciptakan oleh filmmakers untuk memperluas dunia Sekawan Limo. Adegan-adegan di Alam Demit akan banyak melibatkan karakter Juna yang kini harus beradaptasi dengan kehadirannya sebagai sosok arwah.

JALAN PINTAS BERUJUNG PETAKA

Seperti halnya di film pertama, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih ingin mengingatkan penonton akan pelajaran-pelajaran penting dalam hidup. Karakter-karakter film ini akan mempelajari bagaimana segala sesuatu itu alangkah baiknya diraih lewat suatu proses yang bermakna, bukannya lewat jalan pintas yang terlalu banyak risiko.

Dari Bagas hingga Andrew, mereka semua memiliki masalah dan struggle masing-masing yang akan menguji moral mereka. Ancaman astral baru dalam film ini menjadi bagian besar dalam perjuangan mereka untuk tetap berjalan di arah yang benar.

BELAJAR DARI SEJARAH KELAM

Satu hal lain yang diangkat dalam film ini yaitu keterkaitan antara cerita personal Andrew dengan insiden kelam '98 yang menjadi catatan gelap bagi etnis Tiong Hoa dan rakyat Indonesia secara menyeluruh.

Pemilihan pendekatan naratif ini dilakukan agar penonton Indonesia dapat terus diingatkan akan momen tragis dalam sejarah nasional ini. Jendela rilis film yang bertepatan dengan bulan insiden tersebut terjadi juga semakin mendukung keputusan ini.

"Jangan pernah untuk melupakan sejarah, harus belajar dari sejarah. Jangan ada lagi suku atau ras lagi yang dikambinghitamkan lagi nantinya. Jangan ada kekerasan, jangan ada pemerkosaan," ungkap Indra Pramujito saat bicara di konferensi pers pada Rabu (20/5).

"Untuk etnis Tiong Hoa di Indonesia, kita juga harus berani untuk sembuh dari warisan trauma itu, dan kita jangan eksklusif dalam bergaul. Kita jangan lelah untuk mencintai Indonesia."

Sekawan Limo 2: Gunung Klawih diharapkan dapat menjadi tontonan menghibur yang penuh pesan moral bermakna bagi masyarakat. Komedi dihadirkan bukan hanya sebagai elemen pengocok perut, namun juga alat pendukung para filmmakers untuk menjaga moral dan martabat bangsa hingga bergenerasi yang akan datang. Karena segalanya dapat dicerna lebih mudah lewat lawakan santai.

Baca juga: Film Dokumenter 'Pesta Babi' Karya Dandhy Laksono Resmi Tayang Gratis di YouTube.

Baca Juga