Volix
moviesobsessioncurry barkerfilm horor 2026blumhousebox officefocus features

Film Horor 'Obsession' Jadi Fenomena Box Office Global, Belum Ada Kabar Tayang di Indonesia

Iqbal Baskari·
Film Horor 'Obsession' Jadi Fenomena Box Office Global, Belum Ada Kabar Tayang di Indonesia
Via Blumhouse

Sebuah film horor supernatural berbudget mini berjudul Obsession sedang jadi perbincangan hangat di industri film global.

Garapan sutradara pendatang baru Curry Barker, film yang dirilis di Amerika Serikat pada 15 Mei 2026 ini mencatat pencapaian box office yang luar biasa, meraup pendapatan lebih dari 100 kali lipat dari biaya produksinya. Sayangnya, di tengah euforia kesuksesan globalnya, penonton di Indonesia masih harus bersabar karena hingga kini belum ada kabar resmi mengenai jadwal penayangan Obsession di bioskop Tanah Air.

Tentang CERITA Film Obsession

Via Blumhouse
Obsession mengusung konsep klasik 'be careful what you wish for' atau 'hati-hati dengan apa yang kamu inginkan'. Film berdurasi 109 menit ini memadukan horor supernatural, dark comedy, dan ketegangan psikologis yang intens.

Kisahnya tentang Bear, seorang pegawai toko musik yang sudah lama memendam perasaan terhadap sahabat masa kecilnya, Nikki Freeman. Setelah berkali-kali gagal mengungkapkan cinta, Bear menemukan sebuah benda misterius bernama 'One Wish Willow' yang dipercaya bisa mengabulkan satu permintaan. Ia pun berharap Nikki akhirnya jatuh cinta padanya. Namun, keinginan yang terkabul itu perlahan berubah menjadi teror psikologis yang berdarah-darah.

Fenomena Box Office: Raup Lebih dari 100 Kali Lipat Budget

Yang membuat Obsession begitu fenomenal adalah perbandingan antara biaya produksi dan pendapatannya. Film ini hanya dibuat dengan budget di bawah USD 1 juta, tepatnya sekitar USD 750.000. Namun setelah dua pekan tayang, film ini sudah mengumpulkan lebih dari USD 58 juta di Amerika Utara dan total hampir USD 80 juta secara global.

Yang lebih mengejutkan, Obsession justru mencatat kenaikan pendapatan sekitar 30 persen di akhir pekan kedua dibanding pekan pembukaan, sesuatu yang hampir tidak pernah terjadi di genre horor. Produser eksekutif Jason Blum bahkan menyebut Obsession sebagai satu-satunya film horor rilisan luas dalam sejarah yang berhasil tumbuh sebesar itu di pekan keduanya.

Curry Barker, Sutradara YouTuber yang BUAT Film dalam 20 Hari

Via Gareth Cattermole/Getty Images for IMDB

Di balik kesuksesan Obsession ada sosok Curry Barker, sineas berusia 26 tahun yang sebelumnya dikenal sebagai kreator konten di YouTube. Namanya mulai viral lewat film found-footage berbiaya sangat kecil berjudul Milk & Serial pada 2024.

Lewat Obsession, yang merupakan debut film panjang pertamanya, Barker membuktikan kemampuannya sebagai filmmaker horor yang patut diperhitungkan. Yang lebih mengesankan, ia menggarap film ini hanya dalam waktu sekitar 20 hari, sekaligus bertindak sebagai sutradara, penulis, dan editor. Saat ini, ia bahkan sudah dipercaya menggarap proyek film horor berikutnya, termasuk Anything But Ghosts yang dibintangi dua bintang papan atas, Aaron Paul (Breaking Bad) dan Bryce Dallas Howard (Jurassic World).

Diproduksi Blumhouse dengan Dukungan Jason Blum

Obsession diproduksi oleh Blumhouse Productions, rumah produksi yang dikenal sebagai spesialis film horor, bersama Capstone Pictures dan Tea Shop Productions. Jason Blum, pendiri Blumhouse, bertindak sebagai produser eksekutif.

Film ini dibintangi oleh Michael Johnston sebagai Bear dan Inde Navarrette sebagai Nikki, bersama jajaran cast pendukung Cooper Tomlinson, Megan Lawless, dan Andy Richter. Dari sisi nilai kritik, Obsession meraih skor 94 persen dari kritikus di Rotten Tomatoes dan nilai A- di CinemaScore, sebuah pencapaian yang tergolong langka untuk film horor.

Belum Ada Kabar Rilis di Indonesia

Meski sukses besar di pasar global, nasib penayangan Obsession di Indonesia masih belum jelas. Hingga artikel ini ditulis, belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal rilis film ini di bioskop Tanah Air maupun ketersediaannya di platform streaming. Hak distribusi internasional Obsession dipegang oleh Universal Pictures International, yang menangani perilisan di luar Amerika Serikat.

Mengingat Indonesia merupakan salah satu pasar film yang cukup besar di Asia Tenggara, masih ada harapan film ini akan menyusul tayang di sini. Untuk saat ini, penggemar genre horor di Indonesia hanya bisa menunggu kabar baik dari pihak distributor.

Baca juga: 'Sekawan Limo 2: Gunung Klawih' Hadirkan Komedi Horor Plus Refleksi Tragedi Mei '98

Baca Juga